Sinergi Kampus dan Industri: Akademisi Pertambangan Se-Indonesia Intip Langsung Praktik Lapangan di PT BMBBD

BANJARBARU – Hari kedua perhelatan Temu Nasional Tahunan (TNT) XII dan Workshop Mata Kuliah (WMK) X FORKOPINDO 2026 langsung diisi dengan aksi nyata di lapangan. Sebanyak 122 akademisi yang mewakili 46 perguruan tinggi dari seluruh penjuru Nusantara berkumpul untuk melakukan kunjungan industri (field trip) ke area pertambangan batubara PT Binuang Mitra Bersama Blok Dua (PT BMBBD) di Binuang, Kalimantan Selatan.
 
Perjalanan ini menjadi ruang diskusi yang hidup bagi para pendidik teknik pertambangan dari wilayah Sumatera hingga Papua untuk mengamati langsung keselarasan antara teori akademik dan praktik industri yang nyata. Kunjungan ini dirancang khusus agar para pengajar dapat memperbarui pemahaman mereka mengenai perkembangan teknologi, standar keselamatan, serta regulasi pertambangan batubara terbaru di lapangan.
 
Rombongan bertolak dari titik kumpul di Banjarbaru pada pukul 06.30 WITA menggunakan bus yang telah disiapkan. Setibanya di lokasi pada pukul 08.00 WITA, kegiatan diawali dengan sesi safety induction dan ramah tamah di Kopi Dari Hati. Mengingat keselamatan kerja adalah prioritas utama, seluruh peserta diwajibkan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap, yaitu helm, sepatu keselamatan, dan masker, sebelum memasuki area operasional yang sedang beroperasi.
 
Tepat pukul 08.30 WITA, rombongan bergerak menuju area pit pertambangan. Selama dua jam penuh, para akademisi diajak melakukan observasi mendalam di beberapa titik strategis, meliputi View Point, area Gudang Handak (Bahan Peledak), kawasan reklamasi, hingga Stock ROM (Run of Mine).
 
Di View Point, para peserta dapat mengamati manajemen pit dalam skala besar secara langsung. Sementara itu, kunjungan ke kawasan reklamasi memberikan gambaran konkret mengenai komitmen pemulihan lingkungan pascatambang yang berkelanjutan. Sesi observasi ditutup di area Stock ROM untuk melihat alur pengelolaan material batubara sebelum memasuki proses distribusi berikutnya.
 
Sebagai bentuk apresiasi atas keterbukaan industri dalam mendukung kemajuan pendidikan, panitia menyerahkan plakat penghargaan kepada manajemen perusahaan. Plakat diserahkan oleh Annisa, S.T., M.T. (Dosen Teknik Pertambangan Universitas Lambung Mangkurat selaku perwakilan panitia) kepada Kepala Teknik Tambang (KTT) PT BMBBD, Dimas Aditya Kadarisman.
 
Rangkaian agenda lapangan ini diakhiri dengan sesi istirahat, salat, dan makan siang bersama di Kopi Dari Hati sebelum rombongan kembali ke Banjarbaru. Keberhasilan kunjungan industri ini menjadi pijakan awal yang solid bagi FORKOPINDO, yang kini dinahkodai oleh Dr. Ir. Edy Jamal Tuheteru, S.T., M.T. selaku Ketua Umum dan Dr. Ir. Tedy Agung Cahyadi, S.T., M.T. selaku Sekretaris Umum periode 2025–2028, untuk melanjutkan pembahasan kurikulum nasional pada hari berikutnya.